MTs N 1 BELITUNG TIMUR GELAR P5PPRA DENGAN TEMA SUARA DEMOKRASI

MTs N 1 BELITUNG TIMUR GELAR P5PPRA DENGAN TEMA SUARA DEMOKRASI

P5PPRA: Suara Demokrasi di MTs N 1 Belitung Timur

MTs N 1 Belitung Timur menyelenggarakan kegiatan P5PPRA dengan tema "Suara Demokrasi" dari tanggal 30 September hingga 4 Oktober 2024. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 7 dan 8, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang nilai-nilai demokrasi serta keterlibatan aktif dalam proses pemilihan.

Pada tanggal 30 September, kegiatan dimulai dengan tahap pengenalan. Siswa mengikuti sosialisasi mengenai pentingnya demokrasi, di mana mereka belajar tentang konsep dasar demokrasi Indonesia dan sejarah perkembangannya. Selain itu, mereka juga mendalami peran media sosial dalam pemilu, memahami bagaimana platform-platform ini dapat mempengaruhi opini publik dan proses pemilihan.

Selanjutnya, pada tanggal 1 Oktober, kegiatan memasuki tahap kontekstualisasi. Siswa diajak untuk mengaitkan teori yang telah dipelajari dengan situasi nyata. Diskusi kelompok dilakukan untuk menganalisis berbagai isu terkait demokrasi dan pemilu di Indonesia. Ini memberikan mereka kesempatan untuk berpikir kritis dan memahami dampak langsung dari keputusan yang diambil dalam sistem demokrasi.

Tanggal 2 Oktober merupakan tahap aksi, di mana siswa berpartisipasi dalam debat calon ketua OSIM (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Debat ini dihadiri oleh seluruh siswa dan dihadapkan pada isu-isu yang relevan, sehingga para calon dapat menyampaikan visi dan misi mereka. Selain itu, siswa juga berkreasi dengan membuat atribut kampanye, seperti poster dan spanduk, yang mengekspresikan dukungan mereka terhadap calon-calon tertentu. Masa tenang sebelum pemungutan suara juga diberlakukan untuk memberikan kesempatan kepada semua calon dan pendukungnya untuk bersiap.

Pada tanggal 3 Oktober, pemungutan suara dilaksanakan dengan antusiasme tinggi. Siswa menggunakan hak pilih mereka untuk memilih ketua dan wakil ketua OSIM. Setelah pemungutan suara, dilakukan penghitungan suara yang melibatkan panitia pemilihan dan saksi dari masing-masing calon. Akhirnya, hasil pemilihan diumumkan, dan ketua serta wakil ketua OSIM terpilih ditetapkan.

Kegiatan P5PPRA ini tidak hanya menambah wawasan siswa tentang demokrasi, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab mereka sebagai warga negara. Dengan melibatkan siswa secara langsung dalam proses pemilihan, diharapkan mereka dapat lebih menghargai hak suara dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang demokratis. Melalui pengalaman ini, siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang cerdas dan aktif dalam memperjuangkan nilai-nilai demokrasi di masa depan.